Jumat, 08 Juli 2011

Tips Menghadapi Interview

Persiapan sebelum interview :
  1. Bekali diri dengan pengetahuan tentang perusahaan yang kamu lamar, baik itu sejarahnya, bergerak dibidang apa, visi-misi, struktur organisasi dan lain sebagainya.
  2. Kalo jam terbang interview kamu kurang banyak, coba berlatih pertanyaan2 yang sering ditanyakan saat interview
  3. Pastikan kondisi tubuh prima, tidak sakit2an, cukup makan n istirahat.
  4. Perhatikan penampilan saat interview. Berpakaianlah rapi, sopan, n formal. Gunakan aksesoris yang sewajarnya, jangan berlebihan. Berpenampilan lah layaknya seorang professional J
Ketika di ruang interview :
  1. Pastikan tidak datang terlambat, karena itu akan berpengaruh pada penilaian kamu. Datanglah 30 menit sebelumnya.
  2. Masuklah kedalam ruangan dengan mengetuk pintu n mengucapkan permisi atau selamat siang dll.
  3. Duduklah setelah dipersilahkan, tapi jika tidak dipersilahkan2 tanyalah “Apakah saya boleh duduk?”
  4. Jawablah pertanyaan dengan percaya diri, jujur, tidak ngada-ngada, yakin, n santai. Jangan sekali2 memotong pembicaraan. Tampilkanlah wajah ketertarikan, tapi tidak berlebihan. Jaga eye contact dengan penginterview.
Pertanyaan² yang BIASANYA ditanyakan saat wawancara kerja:
  1. Ceritakan tentang diri Anda
    Ini pertanyaan yang PALING SERING ditanyakan saat interview dan paling sering dijawab dengan salah.
    Contoh jawaban yg kurang tepat:
    Usia saya 21 tahun, lahir di Jogja, 1 Januari 1987. Anak ke 2 dari 5 bersaudara. Ayah saya pegawai negri, Ibu saya Ibu Rumah Tangga. Hobi saya jalan-jalan, nonton, dan baca komik.dst dst..Yang tepat, jawablah dengan jawaban seputar your strengths and weaknesses point. Jangan cuma cerita yg bagus2 tentang diri kamu karena nanti bisa dikira sombong , ceritakan juga tentang kelemahan anda tapi dengan kemasan yang baik. Contohnya:
    Saya orang yang optimis, pekerja keras, kreatif, dan punya inisiatif tinggi. Saya mampu bekerja secara independent maupun bekerja sama dalam tim. Kadangkala saya suka lupa akan hal-hal kecil, tapi untuk menutupi kelemahan saya itu, saya selalu menyiapkan notepad kecil untuk mencatat segala hal agar tidak lupa. (ini kelemahan yg dikemas dengan baik).
  2. Kenapa anda berhenti dari pekerjaan anda sebelumnya?
    Jawab dengan positif. Jangan jelek²in perusahaan kamu sebelumnya, apalagi ngomongin kejelekan bos/supervisor/temen kantor.
    Jawab dengan senyuman dan katakan hal-hal positif seperti “mencari kesempatan yg lebih baik untuk berkembang”, “mencari tantangan baru”, dan sejenisnya.
  3. Apa pengalaman Anda di bidang ini?
    Kalo kamu fresh graduate dan ngga punya pengalaman sama sekali, jawab aja dengan jujur. Tapi tambahkan statement bahwa kamu adalah orang yang senang mempelajari hal-hal/tantangan baru dan seorang fast learner. Kalo kamu ngga punya pengalaman di bidang itu (tp punya pengalaman di bidang lain), jawab aja senyambung mungkin.
    Contoh: Kamu ngelamar di bidang Marketing sementara pengalaman anda di Public Relation. Jawab aja kalau kamu punya basic excellent communication skill sewaktu bekerja sebagai PR yang pastinya merupakan modal untuk berinteraksi/communicate with customers.
  4. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?
    Pertanyaan ini juga lumayan sering ditanyakan. That’s why sangat penting untuk melakukan background checking pada perusahaan yang kamu lamar. Bergerak dibidang apakah perusahaan itu? Bagaimana pencapaiannya? Range Marketnya?, dll. Informasi tsb bisa didapatkan via internet, company website/profile, atau lebih bagus lagi dari “orang dalam” yg bekerja di perusahaan tsb.
  5. Apakah anda sedang melamar di perusahaan lain selain disini?
    Jawab dengan jujur, tp jangan bahas kelamaan. Tetap fokus pada interview kamu yg skrg ini.
  6. Kenapa anda ingin bekerja di perusahaan ini?
    Jawaban atas pertanyaan ini harus dipikirkan dulu dan juga harus didasari oleh “background checking” yg sudah kamu lakukan ttg perusahaan tsb. Ketulusan menjawab bakal keliatan banget di pertanyaan ini. So, jawablah dengan jawaban yg berhubungan dengan tujuan karir anda jangka panjang.
  7. Apakah anda ada kenalan di perusahaan ini?
    Hati-hati ngejawab yg satu ini. Pada beberapa perusahaan tertentu ada kebijakan-kebijakan mengenai hal ini. So, kalo memang lowongan tersebut kamu ketahui dari teman/keluarga, tanyakan dulu kepada mereka mengenai kebijakan di perusahaannya.
  8. Berapa gaji yang anda inginkan?
    Hohohoho.. this is the ultimate question of all! Intinya disini: jangan gila! Jangan langsung jawab: “5juta pak, 10 juta pak!”
    Dan juga jangan malah malu-malu.. dan malah ngejawab “terserah bapak aja”.. Too Funny
    Yang bener, sebelom ngejawab tarik napas dulu sebentar (seolah-olah pura² mikir).. lalu nanya balik:
    “Maaf Pak, kalau boleh saya tahu, berapa range salary yang diberikan perusahaan ini untuk posisi ini?”
    “Kalo untuk posisi ini biasanya sekitar 2 sampai 2,5 juta”
    “Oh begitu. Begini Pak, kalau dari pihak saya, tentunya saya mengharapkan adanya peningkatan pendapatan dari pekerjaan saya yang sebelumnya.”
    “Memang sebelumnya salary anda berapa?”
    “(nah disinilah anda pasang ekspektasi gaji anda. Misalnya gaji anda sebelomnya 2jt, pastinya ngarepin lebih dong.. so mark-up sedikit jadi 2,5-3jt.. lebih boleh asal jangan gila)
    Kalo casenya si interviewer ngga ngasih tau range gajinya.. yah terpaksa kamu harus kasih range gaji yg kamu pengen. Untuk penetapan range ini, pertimbangkan segi biaya transportasi, uang makan, tunjangan kesehatan, gaji sebelumnya, job description nantinya, plus referensi dr temen²/kenalan kamu yang bekerja di bidang yg sama.
  9. Apakah anda bisa bekerja dalam tim?
    Selalu jawab IYA. This will add your plus points. Jangan lupa siapin examples kalo ditanya buktinya apa.
  10. Jika anda diterima bekerja disini, berapa lama anda berencana untuk bekerja?
    Jangan pernah jawab spesifik: “Paling lama 2 taon aja Pak, soalnya blablablabl”. something like this should work: “Saya ingin bekerja untuk waktu yang lama. Atau selama kedua belah pihak merasa bahwa saya melakukan pekerjaan saya dengan baik”
  11. Jelaskan mengapa perusahaan kami harus mempekerjakan anda?
    Jawab dengan semangat, percaya diri, dan antusias. Ini kesempatan bagus untuk “ngejual” diri anda. Katakan hal2 positif ttg diri kamu yang dibutuhkan perusahaan/bisa menunjang kemajuan perusahaan.
    Berikan beberapa alasan termasuk skill, pengalaman, dan interest kamu
  12. Apa saja kekuatan diri anda? (Your greatest strength)
    Kuncinya tetap berpikiran positif. Contoh2 yang bisa dipakai: kemampuan kamu untuk me-manage skala prioritas, kemampuan kamu untuk fokus pada pekerjaan, kemampuan kamu untuk bekerja di bawah tekanan, kemampuan kamu dalam pemecahan masalah, kemampuan kamu dalam memimpin team, dll.
  13. Apakah anda bersedia untuk bekerja lembur/bermalam/di akhir minggu?
    Jawab sejujur-jujurnya
  14. Apakah anda ada pertanyaan?
    Selalu siapkan satu dua pertanyaan untuk menimbulkan kesan positif. Misalnya seperti seputar job description, ruang lingkup kerja, market perusahaan, dll.
Berikut ini pertanyaan yang kadangkala keluar saat Interview:
  1. Menurut anda, apakah anda termasuk orang sukses?
    Pertanyaan ini WAJIB dijawab IYA disertai dengan penjelasan singkat.
    Misalnya: “Saya punya target dan tujuan² dalam hidup, dan saat ini saya sudah berada di dalam jalur pencapaian tujuan² tersebut. I’m on the right track!”
  1. Apa penilaian rekan kerja anda tentang anda?
    Nah kalo yang ini jangan ngarang.. karena kalo yg interview kamu seorang psikolog, bakal ketauan banget ngibulnya. That’s why sebaiknya kamu pernah nanya sama rekan kerja mengenai hal ini.
    Ambil yang positif aja. COntohnya: “Teman saya di perusahaan saya yang sebelumnya selalu berkata bahwa saya adalah seseorang yang idealis dan perfeksionis dalam bekerja.”
  2.  Hal-hal apa yang anda lakukan selama setahun terakhir ini untuk meningkatkan kemampuan diri anda?
    Sebaiknya sih jangan ngarang karena nanti akan dituntut buktinya. Pertanyaan ini bisa dijawab seperti ini: “Saya mengikuti seminar A, training B, banyak membaca buku pengembangan diri, ikut kegiatan sosial, ikut organisasi, dll”
  3. Apakah anda pernah di PHK?
    Jika tidak bilang tidak. Jika iya, jujur aja.. dan jawab dengan singkat tanpa ngejelek-jelekin perusahaan/mantan bos yg mem-PHK anda, dan juga jangan “menjatuhkan” citra diri kamu secara terang2an.
  4. Ceritakan mengenai pekerjaan impian anda
    Jangan jawab jenis pekerjaan secara spesifik. Lebih baik tetap bersikap “umum” dengan jawaban seperti: Pekerjaan yang saya cintai, atmosfir lingkungan kerja yang mendukung, pekerjaan dimana saya bisa menyalurkan kreatifitas dan inovasi saya, dst.”
  5. Mana yang lebih penting: uang atau pekerjaan?
    Tidak ada jawaban yang lebih baik dari: “Uang selalu penting; tapi pekerjaan adalah yang terpenting”
    Yah meskipun rada-rada muna,.. but hey.. that’s how things work..
sumber : http://meylisaraharjeng.wordpress.com/2011/05/19/tips-menghadapi-interview/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar